Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.
Menjaga lisan berupa diam dari berkata yang mengundang kemarahan Allah 'Azza wa Jalla merupakan fardhu 'ain atas setiap muslim dan muslimah. Lebih dari itu, menjaga lisan termasuk bagian dari iman.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
"Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia berkata yang baik atau (jika tidak bisa) hendaknya ia diam." (Muttafaq 'Alaih)
Maksudnya: siapa yang beriman dengan keimanan yang sempurna hendaknya ia berkata yang baik, dan jika tidak maka hendaknya ia diam. Karena orang yang beriman kepada Allah dengan keimanan yang benar maka ia mengharapkan pahala-Nya, takut ancaman-Nya, berusaha mengerjakan perintha-Nya, menjauhi segala larangan-Nya; di antara ia memelihara seluruh anggota tubuhnya agar tidak melakukan sesuatu yang mengundang kemurkaan-Nya. Salah satu anggota tubuhnya tersebut adalah lisannya.
Sesungguhnya urusan lisan sangat besar. Fitnahnya sangat banyak. Bahayanya juga tak terduga. karena gerakan lisan tidak memerlukan tenaga yang besar dan dilakukan sangat mudah. Di tambah banyak orang menggampangkan urusannya. Akibatnya, banyak orang masuk neraka karena kerja lisannya. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,
وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ (أَوْ: عَلَى مَنَاخِرِهِمْ) إِلاَّ حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ
"Apakah (ada) yang menyebabkan seseorang terjerembab di neraka di atas wajah (atau hidung mereka) kecuali disebabkan oleh tindakan lisan mereka'?" (HR. Al-Tirmidzi, beliau berkata: hadits hasan shahih)
Maka siapa yang mengimani hal ini dengan benar, maka ia akan bertakwa kepada Allah berkenaan dengan lisannya, sehingga ia tidak berbicara kecuali kebaikan atau –jika tidak- maka ia memilih diam.
Para ahli hikmah menyampaikan, "Di dalam diam terdapat keselamatan, sedangkan di dalam berbicara terdapat penyesalan. Jika berbicara adalah perak, maka diam adalah emas." Wallahu Ta'ala A'lam. [PurWD/voa-islam.com]
-ej-
Sabtu, 12 Desember 2015
Rabu, 09 Desember 2015
"CEMBURU"
Sebuah perasaan yang tidak bisa diungkapkan hanya dengan sebatas kata
Tapi ingin dimengerti
Rasa cemburu akan muncul karena adanya rasa cinta. Semakin kuat rasa cinta seorang wanita kepada lelakinya maka semakin kuat pula rasa cemburu dalam hatinya. Berdasarkan ketentuan syariat, cemburu dapat dibagi menjadi dua, yaitu:
Ditinjau dari nilainya di sisi Allah Subhanahu wa Taala, cemburu bisa dibagi menjadi dua macam. Dalam sebuah hadist disebutkan, bahwa Nabi shallallaahu alaihi wa sallam bersabda:
Ada jenis cemburu yang dicintai Allah Subhanahu wa Taala, adapula yang dibenci-Nya. Yang disukai, yaitu cemburu tatkala ada sangkaan atau tuduhan. Sedangkan yang dibenci, yaitu adalah yang tidak dilandasi keraguan.
(Sunan al Baihaqi :7/308)
Cemburu karena hawa nafsu dan tanpa bukti dapat menghancurkan suatu hubungan yang rapuh. Seorang muslim dan muslimah yang bertaqwa akan menjaga lisannya dari membicarakan hal-hal yang diharamkan akibat kecemburuan yang disebabkan oleh syaitan. Ia juga tidak akan melepaskan perasaan cemburunya secara liar demi menjalankan firman Allah Azza wa Jalla,
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa apabila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah Subhanahu wa Taala. Maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. (QS. Al-Araf: 201)
Bukan berarti kita tidak boleh cemburu. Rasa cemburu bukanlah sesuatu hal yang buruk dan harus dihilangkan atau ditolak, namun semua itu harus berdasar kepada ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan dalam syariat.
Namun jika seorang wanita ingin menyembunyikan gejolak yang membara karena rasa cemburu di dalam hatinya karena ingin mensucikan jiwanya maka itu sah-sah saja bahkan Allah Subhanahu wa Taala menjanjikan pahala dalam Firman-Nya (buka : QS. An-Nisa:32)
Semoga Allah Subhanahu wa Taala senantiasa menjaga hati-hati kita dari rasa cemburu yang dapat menyeret kita kepada prasangka buruk serta hal-hal tercela yang membuat murka Allah Subhanahu wa Taala. Wallaahu alam
-ej-
Tapi ingin dimengerti
Rasa cemburu akan muncul karena adanya rasa cinta. Semakin kuat rasa cinta seorang wanita kepada lelakinya maka semakin kuat pula rasa cemburu dalam hatinya. Berdasarkan ketentuan syariat, cemburu dapat dibagi menjadi dua, yaitu:
Ditinjau dari nilainya di sisi Allah Subhanahu wa Taala, cemburu bisa dibagi menjadi dua macam. Dalam sebuah hadist disebutkan, bahwa Nabi shallallaahu alaihi wa sallam bersabda:
Ada jenis cemburu yang dicintai Allah Subhanahu wa Taala, adapula yang dibenci-Nya. Yang disukai, yaitu cemburu tatkala ada sangkaan atau tuduhan. Sedangkan yang dibenci, yaitu adalah yang tidak dilandasi keraguan.
(Sunan al Baihaqi :7/308)
Cemburu karena hawa nafsu dan tanpa bukti dapat menghancurkan suatu hubungan yang rapuh. Seorang muslim dan muslimah yang bertaqwa akan menjaga lisannya dari membicarakan hal-hal yang diharamkan akibat kecemburuan yang disebabkan oleh syaitan. Ia juga tidak akan melepaskan perasaan cemburunya secara liar demi menjalankan firman Allah Azza wa Jalla,
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa apabila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah Subhanahu wa Taala. Maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya. (QS. Al-Araf: 201)
Bukan berarti kita tidak boleh cemburu. Rasa cemburu bukanlah sesuatu hal yang buruk dan harus dihilangkan atau ditolak, namun semua itu harus berdasar kepada ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan dalam syariat.
Namun jika seorang wanita ingin menyembunyikan gejolak yang membara karena rasa cemburu di dalam hatinya karena ingin mensucikan jiwanya maka itu sah-sah saja bahkan Allah Subhanahu wa Taala menjanjikan pahala dalam Firman-Nya (buka : QS. An-Nisa:32)
Semoga Allah Subhanahu wa Taala senantiasa menjaga hati-hati kita dari rasa cemburu yang dapat menyeret kita kepada prasangka buruk serta hal-hal tercela yang membuat murka Allah Subhanahu wa Taala. Wallaahu alam
-ej-
Kamis, 26 November 2015
N A S E H A T
PERNIKAHAN
Pernikahan itu nilainya setengah agama, karena begitu besar dan berharga, para setan mati-matian menghancurkan setengah agama tersebut, termasuk menggoda siapa saja yang hendak menikah.
Bentuk godaan itu macam-macam sekali, misalnya menghadirkan seseorang dari masa lalu, menjauhkan hati dari keinginan untuk menikah, memberikan peluang-peluang yang sebenarnya ujian. mengiming-imingi kehidupan yang lebih baik dengan tidak menikah dan mengutamakan karir, dan banyak hal lagi.
Setan tidak pernah menyerah menggoda, kalau setan gagal menghancurkan rencana pernikahan, dia akan mengganggu orang-orang yang sudah menikah, laki-laki digoda pandangannya, perempuan digoda pendengarannya. Pasangan-pasangan dibuat jauh, baik badan maupun hati supaya pernikahan tidak bertahan. Apapun dilakukan setan agar pernikahan hancur.
Jadi.....
Tak usah konyol dengan memberikan para setan peluang lebih besar untuk menghancurkan pernikahan, kalau bisa disegerakan ketika sudah kuat dan mampu segerakan, setelah menikah kalau bisa terus tinggal berdekatan, kenapa harus berjauhan???
Pesan paragraf ini adalah untuk para perempuan yang sekarang banyak termakan ide emansipasi dan kesetaraan: dimana bekerjamu, dimana sekolahmu, atau dimana tinggalmu. Tidak serta-merta membuatmu lebih mulia di mata Allah.
KAU MULIA JIKA BERBAKTI KEPADA-NYA,
KAU ADALAH HADIAH BAGI SUAMIMU.....
-ej-
Pernikahan itu nilainya setengah agama, karena begitu besar dan berharga, para setan mati-matian menghancurkan setengah agama tersebut, termasuk menggoda siapa saja yang hendak menikah.
Bentuk godaan itu macam-macam sekali, misalnya menghadirkan seseorang dari masa lalu, menjauhkan hati dari keinginan untuk menikah, memberikan peluang-peluang yang sebenarnya ujian. mengiming-imingi kehidupan yang lebih baik dengan tidak menikah dan mengutamakan karir, dan banyak hal lagi.
Setan tidak pernah menyerah menggoda, kalau setan gagal menghancurkan rencana pernikahan, dia akan mengganggu orang-orang yang sudah menikah, laki-laki digoda pandangannya, perempuan digoda pendengarannya. Pasangan-pasangan dibuat jauh, baik badan maupun hati supaya pernikahan tidak bertahan. Apapun dilakukan setan agar pernikahan hancur.
Jadi.....
Tak usah konyol dengan memberikan para setan peluang lebih besar untuk menghancurkan pernikahan, kalau bisa disegerakan ketika sudah kuat dan mampu segerakan, setelah menikah kalau bisa terus tinggal berdekatan, kenapa harus berjauhan???
Pesan paragraf ini adalah untuk para perempuan yang sekarang banyak termakan ide emansipasi dan kesetaraan: dimana bekerjamu, dimana sekolahmu, atau dimana tinggalmu. Tidak serta-merta membuatmu lebih mulia di mata Allah.
KAU MULIA JIKA BERBAKTI KEPADA-NYA,
KAU ADALAH HADIAH BAGI SUAMIMU.....
-ej-
Selasa, 03 November 2015
Kirimkanlah Dia yang Tertulis di Lauhul MahfudzMu
Dear Allah,
Engkau yang Maha Mendengar,
Engkau yang Maha Mengetahui,
Engkau yang Maha Pengasih,
Engkau yang Maha Penyayang,
Tiada lelah setiap hari diri ini untuk selalu memohon kepadaMu,
Malu diri ini setiap hari selalu merengek seakan tak mampu menghadapi setiap ujianMu,
Yaaa Allah,
Kirimkanlah dia yang tertulis di Lauhul MahfudzMu,
Jadikanlah ia sebagai penyempurna imanku..
Bukan tentang siapa yang cepat,
Tapi, siapa yang lebih dulu Allah titipkan amanah membangun istana..
Namanya yang sudah Engkau tuliskan,
Semoga Engkau pertemukan di waktu yang baik..
Allahuma ahsin 'aaqibatanaa fil umuuri kullihaa
wa ajir naa min khizyiddunyaa wa 'adzaabil aakhiroh
(Ya Allah, jadikanlah baik akhir setiap urusan kami dan lindungilah kami dari bencana dunia dan adzab akhirat)
-HR. Ahmad IV/3 dan At Tahbarani dalam kitab Al-Kabir-
Amin Amin Amin Amin..
Engkau yang Maha Mendengar,
Engkau yang Maha Mengetahui,
Engkau yang Maha Pengasih,
Engkau yang Maha Penyayang,
Tiada lelah setiap hari diri ini untuk selalu memohon kepadaMu,
Malu diri ini setiap hari selalu merengek seakan tak mampu menghadapi setiap ujianMu,
Yaaa Allah,
Kirimkanlah dia yang tertulis di Lauhul MahfudzMu,
Jadikanlah ia sebagai penyempurna imanku..
Bukan tentang siapa yang cepat,
Tapi, siapa yang lebih dulu Allah titipkan amanah membangun istana..
Namanya yang sudah Engkau tuliskan,
Semoga Engkau pertemukan di waktu yang baik..
Allahuma ahsin 'aaqibatanaa fil umuuri kullihaa
wa ajir naa min khizyiddunyaa wa 'adzaabil aakhiroh
(Ya Allah, jadikanlah baik akhir setiap urusan kami dan lindungilah kami dari bencana dunia dan adzab akhirat)
-HR. Ahmad IV/3 dan At Tahbarani dalam kitab Al-Kabir-
Amin Amin Amin Amin..
Rabu, 12 Agustus 2015
Bismillah Semoga Istiqomah
Assalammualaikum.Wr.Wb.
Setiap kali berbicara hukum wajib menggunakan jilbab sering kali perdebatan/pembantahan yang terjadi, Karena itu ada beberapa pertanyaan dalam diri saya, serta keraguan yang terlintas..
Saya sadari kemampuan dan ilmu yang masih sangat awam dalam hal agama, sangat takut sekali bila saya telah mengenakan jilbab tetapi melakukan dosa maka dosanya akan lebih berkali lipat, yang membuat saya sangat takut dan akhirnya saya putuskan untuk menteguhkan pendirian saya dengan membaca beberapa artikel, hadist serta ayat mengenai hukum mengenakan jilbab dan apa akibat bila tidak berjilbab dan apakah boleh tidak berjilbab karena belum siap???
Diantara alasan-alasan umum yang hampir sama dikemukakan oleh beberapa rekan saya yang belum berjilbab ialah:
AKU BELUM (HARUS) SIAP
Sempat terfikir:
Kapankah aku siap?
Nunggu lulus sekolah?
Nunggu kerja?
Nunggu umur berapa?
Masyallah dulu ternyata aku seperti ini, memasukkan jilbab dalam resolusi hidupku
Tapi sempat terfikir sampai kapan aku siap? Bisa jadi aku mati dalam keadaan belum siap berjilbab.
Namun, terkadang sempat terlintas berfikir aku siap berjilbab kalau sudah menikah.
Nunggu nikah?
Masyallah alangkah kasiannya Bapakku menanggung dosaku sebelum aku menikah. Saat aku belum bisa mensyukuri dan melindungi fisik yang tidak ada kekurangan ini. Apa ada keyakinan pula aku masih hidup sampai aku melewati proses ini?
BERANGGAPAN JILBAB HATI
Sempat terfikir: Jilbab tidaklah penting yang terpenting adalah jilbab hati. Namun, sempat terlintas "Bagaimana cara jilbab hati yang benar itu?" Saya belum menemukan di Artikel, Hadist ataupun ayat.
Sempat terfikir: Untuk apa berjilbab kalau kelakuannya bejat? Lebih baik tidak berjilbab tapi kelakuannya baik.
Namun, sempat terfikir: Berjilbab saja kelakuannya bejat, apalagi kalau tidak berjilbab. Seandainya ada wanita tidak berjilbab berperilaku baik, tentu lebih baik lagi apabila ia berjilbab.
NUNGGU HIDAYAH
Nunggu turun hidayah dari Allah?
Masyallah mengapa diri ini masih menunda-nunda akan kebaikan
Kita belum tau hidayah dari Allah kapan turunnya
Sempat terfikir: Naudzubillah min dzalik, jangan sampai diri ini berjilbab pertama dan terakhir saat hamba meninggal, yaitu berjilbab pakai kain kafan.
Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah
Bismillah Bismillah Bismillahirohmanirohim
Insyallah saya siap berubah, berusaha terus memperbaiki diri, dan lebih mendekatkan diri pada-Nya
Alhamdulillah dari hampir sebulan mengenakan jilbab, banyak manfaat walaupun banyak yang pangkling untuk kesekian kali bertemu dan berpapasan.
Alhamdulillah saya lebih dipercepat, disadarkan dan diberi hidayah oleh-Nya untuk berkesempatan menggunakan jilbab.
Insyallah saya sudah cukup puas memperlihatkan rambut, kaki, tangan saya. Sudah cukup puas juga menggunakan celana, rok, dan baju lengan pendek. Sudah saatnya saya hijrah dan mensyukuri semua dengan cara melindungi pemberian-Nya.
Sekedar share, ini hikmah yang dapat saya ambil setelah berjilbab semoga bermanfaat:
- Jangan takut gak bisa modis, gaya, update fashion hanya karena menggunakan jilbab.. Jangan kawatir buat pemula mengenakan jilbab yang belum punya stok pakaian panjang, kita bisa mengkolaborasi dan memanfaatkan pakaian pendek kita kok dan bisa bergaya dan modis tetep mengenakan jilbab :)
- Jauh lebih nyaman dan terlindungi dari godaan lelaki dijalan, lelaki akan segan mengganggu dan menggoda kita apabila kita berjilbab. Paling godainnya "Assalammualaikum mbak" dijawab dalam hati saja :) Insyallah kita juga terhindar dari pelecehan.
- Insyallah kita juga bisa memelihara kecemburuan laki-laki. Sifat cemburu adalah sifat yang telah Allah subhanahu wataala tanamkan kepada hati laki-laki agar lebih menjaga harga diri wanita yang menjadi mahramnya. Cemburu merupakan sifat terpuji dalam Islam.
- Dengan berjilbab, secara tidak langsung mampu mendidik kita untuk berperilaku lebih baik, berusaha untuk menjaga pandangan, sikap, ucapan kita. dan diri ini termotivasi untuk terus belajar mengenai agama.
- Mengundang jodoh yang shalihah, lelaki shalihah adalah dambaan setiap umat, begitu pula wanita shalihah
- Melatih diri untuk sabar
- Yang jelas tubuh kita lebih terlindung dari sinar matahari, Insyallah baik untuk kesehatan :)
Subhanallah
Betapa indahnya islam kita dan betapa sempurnanya perintah Allah kepada kita, karena Allah mengetahui apa yang terbaik dan manfaat bagi kita semua.
Wassalamualaikum.Wr.Wb.
-EJ-
- Jangan takut gak bisa modis, gaya, update fashion hanya karena menggunakan jilbab.. Jangan kawatir buat pemula mengenakan jilbab yang belum punya stok pakaian panjang, kita bisa mengkolaborasi dan memanfaatkan pakaian pendek kita kok dan bisa bergaya dan modis tetep mengenakan jilbab :)
- Jauh lebih nyaman dan terlindungi dari godaan lelaki dijalan, lelaki akan segan mengganggu dan menggoda kita apabila kita berjilbab. Paling godainnya "Assalammualaikum mbak" dijawab dalam hati saja :) Insyallah kita juga terhindar dari pelecehan.
- Insyallah kita juga bisa memelihara kecemburuan laki-laki. Sifat cemburu adalah sifat yang telah Allah subhanahu wataala tanamkan kepada hati laki-laki agar lebih menjaga harga diri wanita yang menjadi mahramnya. Cemburu merupakan sifat terpuji dalam Islam.
- Dengan berjilbab, secara tidak langsung mampu mendidik kita untuk berperilaku lebih baik, berusaha untuk menjaga pandangan, sikap, ucapan kita. dan diri ini termotivasi untuk terus belajar mengenai agama.
- Mengundang jodoh yang shalihah, lelaki shalihah adalah dambaan setiap umat, begitu pula wanita shalihah
- Melatih diri untuk sabar
- Yang jelas tubuh kita lebih terlindung dari sinar matahari, Insyallah baik untuk kesehatan :)
Subhanallah
Betapa indahnya islam kita dan betapa sempurnanya perintah Allah kepada kita, karena Allah mengetahui apa yang terbaik dan manfaat bagi kita semua.
Wassalamualaikum.Wr.Wb.
-EJ-
Sabtu, 08 Agustus 2015
"Bapak"
Sudah memasuki bulan Agustus di tahun 2015
Alhamdulillah masih diizinkan untuk berkumpul, bercanda dan bermanfaat bagi keluarga ini
Terimakasih Engkau masih memberikan umur panjang untuk kedua orang tuaku
Hallo Be!!
Hallo Bos!!
(Sapaan pertama yang sering aku ucapkan 2 trakhir ini saat kita LDR dan sering telepon)
Sesudah mengucapkan "SALAM"
Hallo Bapak,
Wahai Pria hebat yang aku kenal PERTAMA sejak aku lahir di dunia ini..
Yang aku tau kaulah Bapak terbaik, Walaupun banyak kekurangan pada dirimu, Tapi aku senantiasa bersyukur bisa dititipkan di keluarga ini dan bisa menjadi manusia yang bermanfaat untuk keluarga ini dan lingkungan.
Hallo Bapak.
Saat telingaku belum begitu jelas utuk mendengar, kaulah orang pertama yang membisikan ku doa "Adzan"
Saatku berusaha membuka mataku untuk pertama kalinya kau begitu bahagia menatapku.
Saat kakiku belum bisa melangkah, dengan sabar kau tuntun setiap langkahku.
Hingga aku dewasa, kau masih setia menungguku tidur lelap tanpa diganggu dan digigit nyamuk.
Hallo Bapak.
Kau bukan Polisi yang setia setiap saat melindungi dan mengatur,
Bukan pula Ustad yang menggurui kami mengenai agama,
Bukan pula Guru yang mengajariku hingga aku berprestasi,
Bukan pula Pejabat/Wiraswasta yang mengajariku mengenai cari uang.
Yang aku kenal, seorang lelaki yang tidak mengenal lelah untuk menjaga, membimbing, dan menafkai kami.
Berusaha menutupi semua lelahmu dengan senyumu.
Kau jadikan panas dan hujan sebagai temanmu.
Hallo Bapak.
Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah
Aku bersyukur dan bangga menjadi anakmu
Terimakasih kau selalu bantu disetiap langkahku dan mimpiku dengan nasehatmu.
Terimakasih untuk setiap tetes keringatmu dan semangatmu.
Selamat Ulang Tahun, Bapak Jarwadi
8 Agustus 2015
Alhamdulillah masih diizinkan untuk berkumpul, bercanda dan bermanfaat bagi keluarga ini
Terimakasih Engkau masih memberikan umur panjang untuk kedua orang tuaku
Hallo Be!!
Hallo Bos!!
(Sapaan pertama yang sering aku ucapkan 2 trakhir ini saat kita LDR dan sering telepon)
Sesudah mengucapkan "SALAM"
Hallo Bapak,
Wahai Pria hebat yang aku kenal PERTAMA sejak aku lahir di dunia ini..
Yang aku tau kaulah Bapak terbaik, Walaupun banyak kekurangan pada dirimu, Tapi aku senantiasa bersyukur bisa dititipkan di keluarga ini dan bisa menjadi manusia yang bermanfaat untuk keluarga ini dan lingkungan.
Hallo Bapak.
Saat telingaku belum begitu jelas utuk mendengar, kaulah orang pertama yang membisikan ku doa "Adzan"
Saatku berusaha membuka mataku untuk pertama kalinya kau begitu bahagia menatapku.
Saat kakiku belum bisa melangkah, dengan sabar kau tuntun setiap langkahku.
Hingga aku dewasa, kau masih setia menungguku tidur lelap tanpa diganggu dan digigit nyamuk.
Hallo Bapak.
Kau bukan Polisi yang setia setiap saat melindungi dan mengatur,
Bukan pula Ustad yang menggurui kami mengenai agama,
Bukan pula Guru yang mengajariku hingga aku berprestasi,
Bukan pula Pejabat/Wiraswasta yang mengajariku mengenai cari uang.
Yang aku kenal, seorang lelaki yang tidak mengenal lelah untuk menjaga, membimbing, dan menafkai kami.
Berusaha menutupi semua lelahmu dengan senyumu.
Kau jadikan panas dan hujan sebagai temanmu.
Hallo Bapak.
Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah
Aku bersyukur dan bangga menjadi anakmu
Terimakasih kau selalu bantu disetiap langkahku dan mimpiku dengan nasehatmu.
Terimakasih untuk setiap tetes keringatmu dan semangatmu.
Selamat Ulang Tahun, Bapak Jarwadi
8 Agustus 2015
Yang menyayangimu,
Emi Jarwati
Langganan:
Komentar (Atom)